Panduan Lengkap Install OJS di Localhost Menggunakan XAMPP: Aman, Praktis, dan Cocok untuk Pemula
3 bulan ago

Di era digitalisasi akademik, pengelolaan jurnal ilmiah tidak lagi dilakukan secara manual. Hampir semua perguruan tinggi, lembaga riset, dan penerbit ilmiah kini beralih ke sistem jurnal elektronik agar proses publikasi lebih transparan, efisien, dan terstandarisasi. Salah satu platform yang paling banyak digunakan secara global adalah Open Journal Systems (OJS).
Namun sebelum OJS digunakan secara online di server hosting, banyak pengelola jurnal memilih menginstalnya terlebih dahulu di localhost. Alasannya sederhana: lebih aman, bebas risiko, dan ideal untuk proses belajar maupun uji coba. Salah satu cara paling populer untuk menjalankan OJS di komputer lokal adalah dengan menggunakan XAMPP.
Artikel ini akan membahas secara lengkap dan mendalam cara install OJS di localhost menggunakan XAMPP—mulai dari pengenalan OJS, persiapan sistem, hingga proses instalasi dan login ke dashboard administrator. Panduan ini dirancang agar mudah dipahami oleh pemula, tetapi tetap relevan bagi pengelola jurnal dan praktisi IT.
Apa Itu Open Journal Systems (OJS)?
Open Journal Systems (OJS) adalah perangkat lunak open-source berbasis web yang digunakan untuk mengelola dan menerbitkan jurnal ilmiah secara online. OJS dikembangkan oleh Public Knowledge Project (PKP), sebuah inisiatif internasional yang bertujuan meningkatkan kualitas dan akses terhadap publikasi ilmiah.
OJS memungkinkan seluruh proses penerbitan jurnal dilakukan dalam satu sistem terintegrasi, mulai dari:
-
Pengiriman artikel oleh penulis (submission)
-
Proses review oleh reviewer
-
Editing dan layout
-
Publikasi artikel secara online
-
Pengelolaan metadata dan indeksasi
Karena bersifat open source, OJS dapat digunakan secara gratis dan dikustomisasi sesuai kebutuhan institusi.
Mengapa Perlu Install OJS di Localhost?
Bagi banyak pengelola jurnal, terutama yang baru pertama kali menggunakan OJS, instalasi langsung di server online sering kali terasa berisiko. Kesalahan konfigurasi dapat menyebabkan sistem error atau bahkan mengganggu jurnal yang sudah aktif.
Instalasi OJS di localhost menawarkan sejumlah keuntungan, antara lain:
-
Lingkungan Aman untuk Uji Coba
Semua eksperimen dilakukan di komputer lokal tanpa memengaruhi sistem produksi. -
Media Belajar yang Ideal
Cocok bagi pemula untuk memahami struktur file, workflow editorial, dan pengaturan OJS. -
Mudah Debugging
Jika terjadi error, proses perbaikan lebih cepat tanpa keterbatasan akses server. -
Persiapan Sebelum Deployment
Setelah sistem stabil di localhost, OJS bisa dipindahkan ke hosting dengan lebih percaya diri.
Fungsi Utama OJS dalam Pengelolaan Jurnal
OJS bukan sekadar platform publikasi, tetapi sebuah sistem manajemen jurnal ilmiah lengkap. Beberapa fungsi utamanya meliputi:
-
Mengelola submission artikel dari penulis
-
Mengatur alur peer review secara terstruktur
-
Membagi peran editor, reviewer, dan author
-
Menyediakan halaman jurnal yang profesional
-
Mendukung metadata untuk Google Scholar dan indeks lainnya
-
Mendukung DOI, OAI-PMH, dan standar publikasi ilmiah
Dengan fitur tersebut, OJS membantu meningkatkan kredibilitas dan profesionalisme jurnal ilmiah.
Persiapan Sebelum Install OJS di Localhost
Sebelum memulai instalasi, ada beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan agar proses berjalan lancar.
1. System Requirements Minimum
Hardware yang Disarankan
-
Processor: Intel Core i3 atau setara
-
RAM: Minimal 4 GB (disarankan 8 GB)
-
Storage: Minimal 2 GB ruang kosong
-
Sistem Operasi: Windows 10/11 64-bit
Software yang Dibutuhkan
-
XAMPP
-
Browser modern (Chrome, Firefox, Edge)
-
Text editor (VS Code, Sublime Text, Notepad++)
2. Versi Software yang Compatible
Untuk OJS versi terbaru (misalnya OJS 3.5), berikut rekomendasi versi software:
| Komponen | Minimum | Rekomendasi |
|---|---|---|
| PHP | 8.1 | 8.2 / 8.3 |
| MySQL | 5.7 | 8.0 |
| MariaDB | 10.2 | 10.5+ |
| Apache | 2.4 | 2.4+ |
Catatan: Pastikan versi XAMPP yang diunduh sudah mendukung spesifikasi tersebut.
Langkah-Langkah Install OJS di Localhost Menggunakan XAMPP
Step 1: Download dan Install XAMPP
Langkah pertama adalah mengunduh aplikasi XAMPP dari situs resmi Apache Friends.
-
Buka browser dan kunjungi situs resmi Apache Friends
-
Pilih versi XAMPP terbaru sesuai sistem operasi
-
Unduh dan jalankan installer
-
Ikuti proses instalasi hingga selesai
-
Secara default, XAMPP akan terpasang di direktori C:\xampp
Di dalam folder XAMPP terdapat direktori penting bernama htdocs, yang berfungsi sebagai document root untuk website lokal.
Step 2: Menjalankan dan Menyiapkan XAMPP
Setelah XAMPP terinstal:
-
Buka XAMPP Control Panel
-
Klik tombol Start pada modul Apache
-
Klik tombol Start pada modul MySQL
-
Pastikan status keduanya berubah menjadi aktif (warna hijau)
Setelah itu:
-
Masuk ke folder htdocs
-
Buat folder baru dengan nama ojs
Folder ini akan menjadi lokasi instalasi Open Journal Systems.
Step 3: Menempatkan File OJS ke Direktori XAMPP
Selanjutnya:
-
Unduh file OJS dari situs resmi PKP
-
Ekstrak file ZIP OJS
-
Buka folder hasil ekstraksi
-
Salin seluruh isi folder OJS
-
Tempelkan ke direktori C:\xampp\htdocs\ojs
Pastikan struktur folder OJS berada langsung di dalam folder ojs, bukan di subfolder tambahan.
Step 4: Membuat Database melalui phpMyAdmin
OJS memerlukan database untuk menyimpan data jurnal.
-
Buka browser
-
Akses http://localhost/phpmyadmin
-
Klik menu New
-
Masukkan nama database, misalnya db_ojs
-
Klik Create
Database siap digunakan untuk instalasi OJS.
Step 5: Install OJS di Browser
Setelah semua persiapan selesai:
-
Buka browser
-
Akses http://localhost/ojs
-
Halaman instalasi OJS akan muncul otomatis
Jika halaman tidak muncul, periksa kembali:
-
Lokasi folder OJS
-
Status Apache dan MySQL
-
Versi PHP di XAMPP
Konfigurasi Saat Instalasi OJS
Membuat Akun Administrator
Pada halaman instalasi:
-
Isi username administrator
-
Tentukan password yang kuat
-
Masukkan email aktif
Akun ini akan menjadi pengelola utama jurnal.
Menentukan Folder Penyimpanan File
OJS membutuhkan direktori khusus untuk menyimpan file artikel dan lampiran.
Disarankan:
-
Lokasi di luar folder htdocs
-
Contoh: D:\xampp\files
Buat folder tersebut secara manual, lalu masukkan path-nya ke kolom Directory for uploads.
Mengatur Konfigurasi Database
Isi data database sesuai pengaturan sebelumnya:
-
Database type: MySQL/MariaDB
-
Database name: db_ojs
-
Username: root
-
Password: (kosong, default XAMPP)
-
Host: localhost
Pastikan tidak ada kesalahan penulisan.
Menyelesaikan Proses Instalasi
-
Klik tombol Install
-
Tunggu proses berjalan
-
Jika berhasil, OJS akan menampilkan halaman konfirmasi
Login ke Dashboard Administrator
Setelah instalasi selesai:
-
Klik Login
-
Masukkan username dan password admin
-
Anda akan diarahkan ke dashboard OJS
Dari dashboard ini, Anda dapat:
-
Membuat jurnal
-
Mengatur role editor dan reviewer
-
Mengelola submission artikel
-
Mengatur tampilan dan plugin
Tips Penting Setelah Instalasi
-
Jangan gunakan OJS localhost untuk produksi
-
Gunakan localhost sebagai media belajar dan testing
-
Backup database sebelum migrasi ke hosting
-
Pelajari workflow editorial OJS secara bertahap
-
Gunakan tema dan plugin resmi untuk stabilitas
Menginstal OJS di localhost menggunakan XAMPP adalah langkah strategis bagi siapa pun yang ingin mengelola jurnal ilmiah secara profesional. Dengan lingkungan lokal, Anda dapat mempelajari sistem, mencoba berbagai konfigurasi, serta memahami alur kerja OJS tanpa risiko merusak sistem online.
Panduan ini diharapkan dapat membantu Anda—baik sebagai pemula, pengelola jurnal, maupun pengembang—untuk memulai perjalanan menggunakan Open Journal Systems dengan lebih percaya diri. Setelah memahami OJS di localhost, proses deployment ke server online akan terasa jauh lebih mudah dan minim kendala.
ocalhost menggunakan XAMPP, ditulis dengan bahasa Indonesia yang lugas dan informatif.
FAQ: Install Open Journal Systems (OJS) di Localhost Menggunakan XAMPP
1. Apa itu Open Journal Systems (OJS)?
Open Journal Systems (OJS) adalah platform open-source berbasis web yang digunakan untuk mengelola dan menerbitkan jurnal ilmiah secara online. OJS mendukung seluruh alur publikasi jurnal, mulai dari pengiriman artikel, proses review, hingga publikasi.
2. Apa fungsi utama OJS?
Fungsi utama OJS adalah mempermudah pengelolaan jurnal ilmiah secara digital, termasuk manajemen penulis, editor, reviewer, proses peer-review, editing, penerbitan artikel, serta pengelolaan arsip jurnal.
3. Mengapa OJS perlu diinstal di localhost?
Instalasi OJS di localhost berguna untuk:
-
Uji coba sistem sebelum online
-
Media pembelajaran bagi pengelola jurnal pemula
-
Menghindari risiko error di server produksi
-
Konfigurasi dan pengembangan tanpa koneksi internet
4. Apa itu XAMPP dan mengapa digunakan?
XAMPP adalah paket server lokal yang berisi Apache, MySQL/MariaDB, PHP, dan Perl. XAMPP digunakan karena mudah dipasang dan cocok untuk menjalankan aplikasi web seperti OJS di komputer lokal.
5. Apakah install OJS di localhost membutuhkan koneksi internet?
Tidak. Koneksi internet hanya dibutuhkan saat mengunduh XAMPP dan file OJS. Setelah itu, OJS dapat dijalankan sepenuhnya secara offline di localhost.
6. Spesifikasi komputer apa yang dibutuhkan untuk install OJS?
Minimal spesifikasi yang disarankan:
-
RAM 4 GB
-
Processor dual-core
-
Sistem operasi Windows 10/11
-
Ruang penyimpanan kosong minimal 2 GB
7. Versi PHP berapa yang cocok untuk OJS?
OJS versi terbaru umumnya kompatibel dengan PHP 8.1 hingga 8.3. Pastikan versi XAMPP yang digunakan mendukung versi PHP tersebut agar tidak terjadi error saat instalasi.
8. Mengapa halaman instalasi OJS tidak muncul?
Beberapa penyebab umum:
-
Apache atau MySQL belum dijalankan
-
Folder OJS tidak berada di dalam direktori htdocs
-
Salah mengetik alamat URL (http://localhost/ojs)
-
Versi PHP tidak kompatibel
9. Apakah perlu membuat database secara manual?
Ya. Sebelum instalasi OJS, database harus dibuat terlebih dahulu melalui phpMyAdmin agar OJS dapat menyimpan data jurnal, pengguna, dan artikel.
10. Username dan password database apa yang digunakan?
Jika menggunakan XAMPP default:
-
Username: root
-
Password: (kosong)
Namun, pengaturan ini bisa disesuaikan sesuai kebutuhan.
11. Apakah OJS di localhost bisa langsung digunakan untuk publikasi jurnal?
Tidak disarankan. OJS di localhost hanya untuk pembelajaran dan pengujian. Untuk publikasi jurnal resmi, OJS harus dipasang di server online dengan domain dan hosting.
12. Apakah OJS gratis?
Ya. OJS bersifat open-source dan dapat digunakan secara gratis tanpa biaya lisensi.
13. Apakah OJS bisa dipindahkan dari localhost ke hosting?
Bisa. Proses migrasi meliputi:
-
Backup database
-
Menyalin file OJS
-
Mengonfigurasi ulang file config.inc.php
-
Menyesuaikan pengaturan server hosting
14. Apakah OJS cocok untuk jurnal kampus?
Sangat cocok. OJS banyak digunakan oleh jurnal kampus, lembaga penelitian, dan penerbit ilmiah karena mendukung standar akreditasi dan indeksasi nasional maupun internasional.
15. Apa saja peran pengguna dalam OJS?
Beberapa peran utama di OJS:
-
Administrator
-
Journal Manager
-
Editor
-
Reviewer
-
Author
-
Reader
Setiap peran memiliki hak akses yang berbeda.
16. Apakah OJS aman digunakan?
Ya, OJS cukup aman jika dikonfigurasi dengan benar dan selalu diperbarui ke versi terbaru. Keamanan tambahan juga bergantung pada server, backup rutin, dan pengaturan hak akses.
17. Apakah OJS mendukung Google Scholar?
Ya. OJS mendukung metadata yang ramah Google Scholar, sehingga artikel jurnal lebih mudah terindeks jika konfigurasi dilakukan dengan benar.
18. Apa perbedaan OJS versi 2 dan versi 3?
OJS versi 3 memiliki:
-
Tampilan lebih modern
-
Workflow editorial lebih fleksibel
-
Sistem plugin yang lebih baik
-
Pengelolaan peran yang lebih detail
Versi 3 sangat direkomendasikan dibanding versi 2.
19. Apakah OJS bisa digunakan lebih dari satu jurnal?
Bisa. Dalam satu instalasi OJS, Anda dapat mengelola beberapa jurnal sekaligus dengan pengaturan terpisah.
20. Apakah OJS mendukung DOI dan OAI-PMH?
Ya. OJS mendukung integrasi DOI dan protokol OAI-PMH untuk keperluan indeksasi dan interoperabilitas data jurnal.

Tinggalkan Balasan